Sekitar 5.500 mahasiswa Universitas Pamulang dari berbagai prodi yang mewakili dari sabang sampai merauke memadati auditorium gedung viktor untuk mengikuti seminar yang bertajuk “Optimalisasi zakat sebagai gaya hidup generasi milenial” yang diselenggarakan pada hari Sabtu (20/04) oleh Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang (LKK-UNPAM). Seminar ini menghadirkan narasumber yang berkompeten yaitu Prof. Dr. Darwis Hude, Dekan Pascasarja Institut Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) dan Dr. Emmy Hamidiyah, anggota dari Badan Zakat Nasional (BAZNAS). Dalam seminar ini dipandu oleh moderator Dr. Muhammad Wildan.

Di tengah seminar Dr. Emmy Hamidiyah memaparkan, bahwasannya bangsa Indonesia memiliki banyak dermawan, dalam data world giving index 2018 Indonesia mempunyai peringkat yang tinggi dibandingkan Negara lain. Terlebih, saat ini zakat juga sudah menjadi bagian gaya hidup milenial. Menurut Bappenas, sekitar 63 juta milenial antar usia 20 hingga 35 tahun sebanding 24 persen usia produktif populasi antara usia 14 hingga 64 tahun dari jumlah 179.1 juta manusia di Indonesia. Para milenial menjadi kunci bagi demografi Indonesia pada tahun 2025-2030. Bahkan sekitar 2.7 persen generasi  milenial sudah berdonasi melalui web kitabisa.com hingga mencapai 450 miliar dalam 5 tahun terakhir

2 seminar zakat

Dr. Emmy melanjutkan, untuk menanamkan zakat sebagai gaya hidup ada tiga. Pertama literasi (literacy), yaitu memberikan edukasi kepada tentang wajib hukum zakat, hikmah zakat dan manfaat zakat serta mendorong agar bisa membaca dari berbagai literatur tentang zakat. Kedua adalah kesadaran (awareness). Jika tahap literasi sudah dilakukan, maka akan muncul kesadaran yang tinggi terhadap zakat. Ketiga adalah kebiasaan (habitual). Jika ketiga sudah ditanamkan, maka zakat akan menjadi gaya hidup. Jadi Emmy menghimbau, bagi mahasiswa yang selama ini masih jomblo, dengan banyak sedekah atau membayar zakat,  maka akan ketemu jodohnya. Jika ujian atau belajar sulit, maka akan dipermudah.

Begitu juga dengan pemaparan yang disampaikan oleh Prof. Darwis Hude. Bahwasanya, setiap harta yang kita peroleh, harus di sucikan terlebih dahulu. Sebagaimana jika kita ingin memakan nasi, ada proses membuang kulit pada gabah, kemudian bersih menjadi nasi. Begitu juga dengan zakat,  harta yang kita peroleh agar tumbuh dan bersih maka harus zakat. Anjuran berzakat atau charity  ada dalam setiap agama. Misalnya dalam bahasa arah disebut shodaqoh, sedangan sedge dalam bahasa Ibrani. Dalam Al-Quran (Qs. 5:27) keluarga Adam diperintahkan untuk berqurban, murid-murid moses memberikan sedge setiap Sabbath, menaruh perhatin kepada fakir miskin (mzm, 41:1). Begitu juga dengan bible: kebutuhan fakir miskin harus dpenuhi (kis 4:32-34), menyisihkan harta untuk kebutuhan kamum miskin (kis. 11:30).

3 seminar zakat

Prof Darwis juga menjelaskan mengenai Switching Kognisi. Ada cara yang salah dalam berfikir dalam pengetahuan kita. Seolah-olah orang berinfak (zakat, sedekah, dsb) akan kehilangan harta. Justru yang kita infakkan dalam bentuk zakat, sedekah, wakaf, dsb,justru akan abadi. Pahalanya juga besar karena akhirat  mempunyai time responsenya panjang, sedangkan di dunia time responsenya pendek. Jika kita punya uang 50 ribu, nilai itu akan terasa kecil ketika kita ke mall, sebab tidak akan dapat apa-apa belanja dengan uang segitu. namun nilai 50 ribu akan terasa besar ketika kita akan beramal di kotak amal.  Oleh sebab itu, kira perlu men-switch pikiran.

4 seminar zakat

Prof. Darwis juga menerangkan tentang konsep berkah. Dalam hidup kita ingin memberi banyak manfaat , sebagaimana hujan memberi keberkahan kepada bumi, karena dengan air hujan akan tumbuh pohon, biji-bijian tanaman yang tumbuh, buah-buahan, sayur mayur yang memberikan kebaikkan untuk orang banyak. Setiap orang yang memberi manfaat banyak akan memperoleh keberkahan. Berkah menjadikan kebaikkan akan bertambah, tumbuh dan berkembang, akan memberikan kemakmuran penduduk negeri (Qs. 7:96). Memberi kedamaian dan kentraman hidup (Qs. 34:18). Menggandakan kebaikan-kebaikkan baru. Karena dengan Shalat dan zakat membawa keberkahan (Qs. 19:31). (deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *