17 thoughts on “Materi Seminar ‘Peran dan Tantangan PAI di Masa Pandemi

  1. Assalamu’alaikum wr wb, saya Layla Qadariyah dari kelas 104 02HUKE019 Dosen: Bapak Amin Songgirin saya mengucapkan terimakasih banyak kepada pemateri sudah memberikan ilmu yang bermanfaat didalam webinar/seminar ini, Jazakallah. Stay safe nd Stay healthy. Wassalamualaikum Wr Wb.

  2. Assalamu’alaikum wr,wb.
    Terima kasih sebelumnya sudah bisa bergabung via zoom dan youtube, Dan alhamdulilah kita mendapatkan pencerahan dalam masa perkuliahan via online ini dan serta sangat bermanfaat untuk wawasan kita semua, Dan semoga bisa bermanfaat, aamiin
    Terima kasih,,
    Waalaikumusalam wr.wb.

  3. Assalamualaikum wr wb..
    saya nurin diranilla sari kelas 104
    Dosen bpk. Amin songgirin
    Dari saya banyak mengucapkan terimakasih kepada pemateri karena sudah memberikan ilmu yang bermanfaat untuk saya dan kitakita semua . Semogaa slalu dalam lindungan allah swt .
    Salam saya hangat dari saya

  4. Assalamu’alaikum Wr Wb, Saya Muhammad Alfian Permana, dari kelas 104 02 HUKEO19 , Dosen Bpk Amin Sogirin
    Saya ucapkan terima kasih banyak atas pematerinya yang sudah di sampaikan semoga dapet bermanfaat untuk kami semua khususnya.
    Saya simpulkan materi pademi yang di sampaikan oleh para dosen dan narasumber sangat bermanfaat Dan berdedikasi tinggi dalam agama di rangka webinar/seminar. Jazakallah khoir , Stay safe and stay healthy .
    Wasalamualaikum Wr Wb

  5. Assalammualaikum wr wb, saya Agung Bahtiar dari ruang 104 02HUKE019. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemateri yang sudah memberikan ilmu yang bermanfaat di webinar/seminar ini. Stay safe & stay healthy.

  6. Terimakasih atas materi yang disampaikan. Walaupun kita dirumah saja tetapi kita bisa memanfaatkan sosial media sebagai sarana untuk menambah wawasan pendidikan agama kita agar iman dan taqwa kita semakin bertambah. Semoga kita lebih bijak dalam menggunakan sosial media dijaman sekarang ini agar tidak terjerumus ke hal-hal yang buruk. Tetap semangat dalam masa pandemi ini, perpikir positif, jaga kesehatan dan selalu berdo’a kepada Allah SWT. semoga kita semua dilindungi oleh-Nya. Aamiin.
    Terima kasih.

  7. Assalamuaikum wr.wb selamat siang dan selamat beristirahat pak saya : sayyid arrahman musrizal dari kelas 104 fakultas hukum Dosen : Bpk amin songgirin mengucapkan terima kasih atas materi yang bapak sampaika dan bapak berikan kepada saya semoga bermanfaat bagi webinar/seminar
    Jazakallah, stay safe and stay healthy
    Wassalamuikumsalam wr.wb

  8. Dimasa pandemi, diharapkan PAI harus lebih berperan, bahkan harus menguasai Teknologi dan menerapkan protokol kesehatan.

  9. Nama :Lisani
    NIM : 191010503917
    Dosen agama: Fatimah S. Ag M. A
    Manajement. _Reg. C _ Ruang B. 424

    Peran dan Tantangan Pendidikan Agama di Tengah Crovid 19
    Pemateri 1 : H. M Adib Abdushomad, M. Ed, Ph.D
    Latar Belakang
    Desruptif Teknologi,yakni teknologi membantu kegiatan ekonomi yang awalnya panjang dan rumit, menjadi transaksi bisnis yang lebih cepat dan hemat.
    Generasi baby boomer, generasi di sekitar tahun 1946-1964 setelah perng dunia, biasanya sudah tergerus oleh kemajuan teknologi, namun dengan kemudahan teknologi juga generasi baby boomer ini sebagian bisa memanfaatkan teknologi.
    Generasi digital native , Generasi muda yang bergantung pada teknologi . Biasanya generasi. Ini lebih terpengaruh dengan teknologi apa-pa serba internet akses internet dan juga mudah di pengaruhi oleh internet. menghasilkan tantangan agama yang berbeda-beda, di setiap generasi Masalah informasi mungkin lebih mudah saat ini namun di dunia pendidikan agama tidak hanya tentang informasi kita juga harus mengetahui kejelasan yang ada dalam informasi yang kita dapatkan apalagi di internet mudah sekali penyebaran informasi palsu/hoax oleh karna itu sebagai pengguna yang cerdas kita harus menyaring terlebih dahulu ketika mengambil sebuah informasi dalam situs.
    Latar belakang Era crovid
    Mengapa memerlukan penguatan pendidikan agama. Penyebabnya ialah tingginya penggunaan gadget. Survei menunjukkan di taun 2019 150 jt warga indonesia yang kecanduan menggunakan media online. Maka dapat di simpulkanbahwa di pandemi ini maka tingkat menggunaannya akan semakin meningkat. Reduksi pemahaman agama , banyak berita hoax tersebar pengenalan agama oleh orang awam menggunakan media sosial sangatlah bebahaya terutapa apabisa di ragukan kebenarannya bahkan tidah ada kejelasan dari sumber terpercaya. Maka dari itu di tengah crovid ini di butuhkan Narasi untuk memberikan motivasi based on religius values
    Bagaimana dengan pendidikan agama kita pada saat ini?
    – Transfer of knowledge jangan sampai mengurangi “transfer of values” (ruhhul muddaris is essential
    -PAI yang di ajarkan perlu di lakukan secara komprehensif “dari berbagai sudut ilmu” (bayani, burhani dan irfani)
    -ikut menjadi duta ambasador Islam Rahmatan lil Alamin di dunia medsos
    Sering melakukan sharing yang bermanfaat.

    Beberapa pertanyaan yang di lontarkan dari audien pada seminar ini antara lain.
    1. Bagaimana pelaksanaan sholat dengan sosial distansing di pademi crovid seperti ini?
    Answere: pelaksanaan sholat menggunakan aturan sosial distansing pada saat ini sudah di lakukan di negara arab, sempat mendapat cekalan namun kembali lagi karna ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan menggunakan peraturan yang telah di tetapkan oleh tenaga medis. Tetap melakukan ibadah namun tetap menerapkan sosial distansing seperti penggunaan masker.
    2. Bagaimana cara kita dalam menanggapi berita tidak benar di sosial media?
    Answere: banyak sekali berita hoax yang menyebar dengan begitu mudah di media sosial pada saat ini, dengan di bantu kecanggihan teknologi, namun kita juga harus memilih-milih informasi yang kita dapatkan dengan Berpegang pada bayani, burhani,dan irfani.
    3. Apa berbedaannya pembelajaran agama di negara lain dengan di Indonesia?
    Answere: perbedaan antara pendidikan di arab saudi dengan di indonesia adalah disana setiap semester kita dapat memilih sendiri dosen yang ingin kita ikuti kelasnya, jika kurang berkenan secara pembelajaran maka kita bebas mengganti dosen lain. Tidak seperti di sini disana mahasiswa tidak dapat berinteraksi seperti. Membantu menghapus papan tulis dll, setiap dosen yang peminat mahasiswanya sedikit harus selalu melakukan evaluasi.

    Sekian resume dari saya, bedasarkan apa yang saya dapatkan dari seminar yang telah di laksanakan. terimakasih:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *