Logo

RAPAT KERJA LKK UNPAM SEMESTER GANJIL 2026/2027 WUJUDKAN PROGRAM KEAGAMAAN YANG KOLABORATIF DAN BERDAMPAK

Published on: 31 Agu 2026

PENGEMBANGAN PROGRAM

Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang (LKK UNPAM) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 guna memantapkan kesiapan pembelajaran serta menyelaraskan kurikulum mata kuliah agama berbasis Outcome-Based Education (OBE). Agenda penting yang melibatkan seluruh dosen agama ini berlangsung secara hybrid di Masjid Darul Ulum Lantai 2 Kampus Viktor dan melalui Zoom Meeting pada Minggu, 30 Agustus 2026, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Memasuki tahun akademik baru, kesiapan perangkat pembelajaran menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu pendidikan di lingkungan peradaban kampus. LKK UNPAM memandang pentingnya penyelarasan antara program kerja, struktur kurikulum, dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) agar selaras dengan pendekatan OBE. Penerapan strategi ini bertujuan memastikan pembelajaran agama tidak sekadar bersifat teoritis, melainkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang inklusif, religius, dan humanis.

Rapat kerja dibuka secara resmi oleh Kepala LKK UNPAM, Dr. H. Sofyan Hadi, S.Pd.I., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh tenaga pengajar dalam mengawal mutu pembelajaran agama agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan mahasiswa.

Sesi inti dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dan draf penyelarasan kurikulum untuk Semester Ganjil TA 2026/2027 yang disajikan oleh narasumber, Ibu Fil Isnaeni, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam paparan tersebut, dibahas secara terperinci mengenai penyesuaian materi kuliah, penyusunan jadwal pengajaran, hingga penetapan indikator kelulusan berbasis pencapaian kompetensi.

Seluruh dosen mata kuliah agama di lingkungan UNPAM antusias mengikuti jalannya raker. Fleksibilitas moda hybrid memberikan kesempatan bagi para dosen yang berhalangan hadir secara fisik untuk tetap berpartisipasi aktif melalui ruang virtual Zoom Meeting. Suasana interaktif terlihat saat sesi tanya jawab dibuka, di mana para peserta memberikan masukan konstruktif terkait metode pengajaran di kelas, penyusunan evaluasi pembelajaran, serta teknis pelaksanaan program kerja lapangan.

Penyelenggaraan raker ini memberikan manfaat nyata dalam menyamakan persepsi dan standar pengajaran di antara seluruh pengampu mata kuliah agama. Melalui kurikulum berbasis OBE, proses pembelajaran dirancang lebih terukur dan berpusat pada mahasiswa (student-centered learning). Hal ini memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat, toleran, dan humanis sebagai bagian integral dari pembentukan karakter civitas akademika UNPAM.

Hasil dari rapat kerja ini menjadi pedoman operasional bagi seluruh dosen agama dalam menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan modul ajar sebelum perkuliahan efektif dimulai. Penyesuaian ini diproyeksikan dapat meningkatkan efektivitas pengajaran serta kualitas lulusan yang unggul tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas moral.

Melalui pelaksanaan rapat kerja ini, UNPAM kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik dan mutu pendidikan karakter secara berkelanjutan. Kesiapan kurikulum keagamaan yang terencana dan adaptif menjadi langkah konkret institusi dalam mewujudkan lingkungan kampus sebagai pusat peradaban yang unggul, inklusif, dan berdaya saing.(NJ)

Berita Relative