SABILULUNGAN UNPAM PEDULI NTT: DUTA UPZ DAN HIMA UNPAM GALANG DANA KEMANUSIAAN
Published on: 2 Sep 2026

PENGEMBANGAN PROGRAM
Wujud
nyata kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Universitas Pamulang
(UNPAM) menyelenggarakan aksi penggalangan dana "Sabilulungan Bantu Warga
NTT" pada Senin hingga Rabu, 31 Agustus–2 September 2026. Menggandeng Duta
Zakat di bawah naungan Lembaga Kajian Keagamaan (LKK), Himpunan Mahasiswa
(HIMA), dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), aksi keliling kelas ini berhasil
menyatukan seluruh elemen civitas akademika di empat kampus UNPAM untuk
merespons musibah yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan
sosial-keagamaan ini diinisiasi berdasarkan Surat Edaran Dikti IV Nomor
8966/LL4/HM/2026 Perihal "Sabilulungan Bantuan Warga NTT".
Berlandaskan pilar religiusitas dan nilai-nilai humanis yang menjadi karakter
kampus, UNPAM melalui LKK merespons imbauan tersebut dengan menggerakkan
potensi internal mahasiswa dan dosen untuk membantu meringankan beban
saudara-saudara di NTT.
Aksi penggalangan infak dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi ruang-ruang kelas di empat lokasi kampus, yakni UNPAM Pusat, UNPAM Viktor, UNPAM Witana, dan UNPAM Serang. Penjemputan donasi menyasar mahasiswa Kelas Reguler A maupun Reguler B.

Pergerakan para relawan diawali pada Senin malam, 31
Agustus 2026, yang menyasar
kelas Reguler B mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, kegiatan dilanjut pada
Selasa, 1 September 2026, melalui skema maraton yang terbagi dalam tiga sesi.
Tim relawan memulai gerakannya pada pagi hari menyapa mahasiswa Reguler A pukul
09.00-11.30 WIB, kemudian berlanjut pada sesi siang pukul 13.30-14.30 WIB
setelah jeda ISHOMA, dan ditutup dengan penyisiran kelas malam Reguler B pada
pukul 19.00-21.00 WIB. Rangkaian kegiatan penggalangan dana ini resmi diakhiri
pada Rabu, 2 September 2026, di mana seluruh perwakilan Duta Zakat, HIMA, dan
ORMAWA berkumpul untuk melakukan rekapan serta penghitungan total pendapatan
infak dari empat titik kampus secara transparan dan akuntabel.
Aksi
lapangan ini bukan sekadar pengumpulan bantuan finansial, melainkan bagian dari
pendidikan karakter secara langsung. Melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam
merespons isu kemanusiaan nasional, UNPAM menegaskan komitmennya dalam
menghadirkan dampak sosial yang nyata (UNPAM Impactful). Kepedulian ini
membuktikan bahwa pendidikan perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada ruang
akademik semata, tetapi juga peka terhadap dinamika dan musibah di sekitar.

Seluruh dana yang terkumpul dari proses penghitungan pada Rabu, 2 September 2026, ditargetkan segera disalurkan sesuai mekanisme yang ditetapkan dalam imbauan LLDIKTI IV. Melalui gerakan Sabilulungan ini, Universitas Pamulang berharap dapat memberikan kontribusi konkrit bagi pemulihan warga NTT sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan empati di lingkungan kampus. (NJ)




